Tips Panduan Atur Celah Busi

Celah Busi
Celah Busi

Pentingnya Celah Busi

Kualitas busi imitasi yang hanya numpang nama tentu memiliki kualitas pembakaran yang tidak
maksimal. Kebiasaan yang salah untuk meningkatkan performa mesin dengan cara mengubah kerapatan celah elektroda busi, yang mana lompatan api yang dihasilkan busi jadi lebih dekat.
"Standar pabrik itu kerenggangannya antara 0,35-0,40 mm. Kalau dirapetin, celah elektrodanya dibuat jadi 0,30 mm, performa meningkat,"
Namun di balik peningkatan performa, celah busi yang lebih rapat justru ada efek negatifnya. Api yang lebih dekat membuat mesin mobil jadi cepat panas dan mempengaruhi durabilitas.
Kalau kelewat panas itu akibatnya mesin jadi enggak awet. Selain itu.
Sebaliknya, efek celah elektroda yang lebih renggang dari standar pabrik. Tarikan terasa tidak bertenaga dan bahkan mesin bisa mati. "Api yang diletupkan tidak sampai ke kutub luar jadi mesin susah hidup,"
Setelan rekomendasi pabrikan ini, telah disesuaikan dengan kebutuhan pengendara. Kerapatan celah elektroda busi berbeda untuk penggunaan di dalam atau ke luar kota.
"Kerengangan maksimum 0,40 mm pas untuk penggunaan jarak jauh atau keluar kota karena mesin lebih adem waktu dipakai cukup lama. Untuk penggunaan harian, yang cocok di angka 0,35 mm." 



Baca Juga Disini
Previous
Next Post »

2 komentar

Click here for komentar
Angga Gilang
admin
16 October 2017 at 16:38 ×

jadi pemilihan busi juga penting untuk mobil ya mas? lalu bedanya apa busi asli sama imitasi?

Reply
avatar
Sirna One
admin
14 November 2017 at 22:01 ×

Busi adlh berfungsi membakar bahan bakar, kalo membakarnya gak sempurna akan pengaruh ke penghematan bbm dan tenaga yg di hasilkan, kalo pakai busi palsu tentunya akan sangat berpengaruh...

Reply
avatar
Thanks for your comment