May 2016 | Tips Merawat Mobil

9 Jurus Agar Mobil Tetap Sehat

thumbnail
Komponen Mobil
Komponen Mobil

Komponen Mobil Sangat Vital

Kita sering bepergian atau ke kantor dengan menggunakan mobil, tidak heran jika beberapa komponen kendaraan mengalami aus dan butuh penggantian karena masa pakainya sudah habis.
Dan tidak semua pemilik mobil peduli terhadap kondisi kendaraannya yang beberapa komponen membutuhkan perawatan rutin.
Sebaiknya melakukan perawatan rutin dan bila perlu mengganti komponen suku cadang yang telah habis masa pakai.
Berikut ini daftar komponen mobil yang butuh perawatan rutin agar kinerja mobil tetap prima

1. Sistem Pendingin
Semua mesin mobil modern menggunakan sistem pendingin air. Sesuai namanya, sistem ini berguna untuk menyerap panas dari mesin agar tetap dapat beroperasi dengan maksimal.
Kerusakan pada sistem pendinginan air biasanya terletak pada radiator dan thermostat. Jika radiator berfungsi untuk melepaskan panas, maka thermostat berfungsi untuk menutup atau membuka jalur sirkulasi.

2. Transmisi
Transmisi adalah salah satu sistem pemindah tenaga yang meneruskan tenaga atau putaran mesin dari kopling ke poros propeler.
Perawatan transmisi otomatis pada dasarnya lebih mudah dari manual. Meskipun begitu, umumnya cara merawat kedua jenis transmisi tersebut adalah mengganti oli transmisi secara rutin.

3. Suspensi
Jalan berlubang dan tidak rata membuat mengemudikan mobil menjadi tidak nyaman. suspensi yang baik dapat meminimalisir hal tersebut.
Pada dasarnya, semua mobil dibangun untuk menyerap guncangan. Tapi, sistem suspensi itu sendiri memiliki beberapa fungsi yang tidak tergantikan, misalnya peredam kejut.

4. Ban
Seperti semua komponen mobil, setiap bagian dari ban telah dikembangkan menjadi lebih baik dan semakin bermanfaat. Setiap jenis ban mengandung senyawa yang akan mempengaruhi karakteristik ban.
Ban yang baik memberikan perjalanan yang mulus. Tapi pada akhirnya, ban selalu berkaitan dengan traksi. Semakin baik kemampuan grip ban, semakin mudah kontrol pengemudi terhadap mobilnya.

BACA JUGA DISINI

5. Rem
Tidak ada yang akan menyangkal bahwa rem adalah salah satu komponen terpenting dari sebuah mobil. Apalagi, teknologi yang semakin maju memungkinkan kecepatan mobil semakin tinggi.
Bagian permukaan tromol ataupun piringan cakram dibuat tidak merata untuk meningkatkan friksi saat melakukan pengereman.
Semakin sering digunakan, bantalan rem perlahan aus dan harus diganti. Inilah yang harus diperhatikan oleh pemilik mobil manapun. Jangan sampai rem mobil aus dan membahayakan nyawa pengemudinya sendiri.

6. Filter Udara
Komponen ini begitu penting untuk menunjang kinerja mesin. Jika asupan terganggu berdampak pada pembakaran yang kurang maksimal dan konsumsi BBM turut meningkat.
Filter udara utuh penggantian secara rutin setelah mobil menempuh jarak mencapai 60 ribu kilometer. Namun demikian, jika anda kerap melintasi daerah berdebu maka sebaiknya ganti filter udara sebelum waktu yang direkomendasikan agar kinerja mesin tetap prima dan sehat.

BACA JUGA DISINI

7. Oli Mesin
Oli atau pelumas mesin menjadi komponen yang butuh penggantian secara rutin. Oli pada mesin dapat diibaratkan sebagai darah dalam tubuh manusia. Jika oli telah keruh berdampak pada daya lumas yang berkurang. Akibatnya suara mesin pun menjadi kasar.

BACA JUGA DISINI


8. Brake Pads
Brake Pads atau yang juga dikenal sebagai kanvas rem merupakan komponen vital yang berfungsi untuk mengurangi laju kendaraan. Komponen ini bekerja dengan bergesekan pada piringan cakram ataupun tromol.
Biasanya, komponen ini butuh penggantian setelah mobil menempuh jarak 90 ribu kilometer. Namun demikian, masa pakai komponen brake pads akan lebih cepat habis jika mobil kerap melalui situasi lalu lintas stop and go seperti di perkotaan.

BACA JUGA DISINI

9. Kanvas kopling
Kanvas Kopling menjadi komponen yang bekerja berat karena harus bergesekan saat memutus atau menghantar daya dari mesin ke roda. Untuk itu, kopling menjadi komponen yang butuh perawatan secara rutin.
Dalam penggunaan harian, kanvas kopling butuh penggantian rutian tiap 160 ribu kilometer. Waktu penggantian akan menjadi lebih cepat jika Anda gemar berkendara secara agresif.

Tips Cara Cek Kondisi Oli Mesin

thumbnail

Cek Kondisi Oli Mesin
Dipstik

Cek Kondisi Oli Mesin

Agar performa mesin tetap awet control oli mesin mobil menjadi salah satu faktor maksimal. Oleh sebab itu, kondisi pelumas harus terus diperiksa secara berkala.
Untuk melihat kondisi pelumas mesin tidaklah sulit. Cukup menggunakan dipstick yang berada di badan mesin dan mengetahui ciri-cirinya, maka kualitas pelumas dapat dengan mudah diketahui.
1. Cabut dipstik
2. Bersihkan ujung dipstik pakai kain lap atau tisue.
3. Celupkan kembali dipstik ke lubangnya.
4. Cabut dan lihat oli berada di level mana dan
    perhatikan warnanya.
5. Pada unujyng dipstik ada dua tanda, L (low) dan F
    (full), kondisi NORMAL apa bila oli kondisi diantara L
    dan F.
6. Ganti oli secara rutin setiap 10.000 km agar mobil tetap sehat, akan
    lebih bagus ganti oli lebih cepat dari 10.000 km
    atau menyesuaikan kemacetan lalu lintas. 

Tips Merawat Mobil Matic Agar Tetap Sehat

thumbnail
Mobil Transmisi Otomatis Agar Tetap Awet
Gigi Matic

Mobil Transmisi Otomatis Agar Tetap Awet

Makin hari makin canggih teknologi mobil transmisi matic (otomtis) ini, dan makin laris di pasaran, dengan teknologi yang semakin maju kinerja mesinnya makin efisien, kini mobil matic ini praktis dan menjadi solusi yang pas untuk menghadapi kemacetan di kota besar.
Sebenarnya mobil ini sudah dikenal luas di masyarakat, namun masih banyak konsumen yang masih bingung dan takut tentang perawatan mobil matic ini.
Bukan hanya kaum perempuan yang semakin banyak memilih mobil type ini, kaum pria-pun makin tertarik. Dengan tranmisi otomatis kaki dan lutut tidak akan cepat lelah karena tak ada lagi pedal kopling. Mobil ber-transmisi otomatis ini juga  menjadi varian di berbagai kelas mobil, tidak hanya di mobil sedan maupun hatchback namun juga termasuk kelas Low Multi Purpose Vehicle (LMPV), salah satunya Toyota Grand New Avanza. Ada dua tipe Grand New Avanza bertransmisi otomatis yang bisa Anda pilih, tipe 1.3 E dan 1.3 G.
Mobil matic ini sudah banyak bahkan menjamur, namun kenyataannya masih ada konsumen yang bingung dan takut dalam perawatan mobil bertransmisi otomatis. Beberapa tips praktis untuk merawat mobil matik agar tetap sehat dan awet:

1. Posisi Transmisi Secara Tepat
Pastikan untuk memposisikan tuas tranmisi ke posisi netral (N) saat mobil Anda berhenti. Contohnya saat terjebak kemacetan maupun di lampu merah. Apa bila Anda sering membiarkan tuas di posisi Drive (D) sama saja dengan membiarkan kanvas kopling terus bergesekan. Kanvas yang cepat aus akan membuat kinerja tranmisi otomatis tidak optimal.

2. Kebiasaan 'Setengah Kopling' Jangan Dilakukan.
Hal ini biasanya dilakukan ketika kondisi jalan menanjak dan dalam kondisi jalan macet, yang mana Anda memanfaatkan kerja transmisi untuk menggantikan rem. Disini ada pemaksaan sistem transmisi untuk menahan mobil supaya tidak merosot mundur.
Kondisi ini seperti tak memindahkan posisi tuas dari D ke N saat berhenti di depan lampu merah atau saat kemacetan.

3. Dilarang Tancap Gas Spontan
Biasaka untuk jangan langsung menginjak pedal gas terlalu dalam saat akan mulai berjalan karena dapat mengganggu kualitas katup solenoid.
Sistem perangkat transmisi mobil matic ini membutuhkan beberapa detik untuk menghasilkan tekanan dari oli ke konverter torsi. Jika proses itu belum selesai dan terlanjur ada tekanan besar, akibatnya dapat membuat katup solenoid rusak.

4. Periksa Kondisi Oli Transmisi Otomatis
Anda bisa melihat kondisi oli transmisi dari dipstick, pastikan posisi mobil parker pada tempat yang datar. Apabila Anda menemukannya di bawah garis oli rendah, itu berarti ada kebocoran dan harus segera ditanggulangi.
Lakukan penggantian oli apa bila oli sudah berubah warna menjadi kehitaman. Apa bila Anda melihat oli ber-warna cokelat susu, ada kemungkinan oli bercampur air. Segera lakukan penggantian guna mencegah karat dan kerusakan komponen lainnya.

5. Pastikan Penggantian Oli Tranmisi Rutin.
Idealnya oli transmisi diganti tiap 50 ribu kilometer, penggantian ini di hitung dengan durasi waktu lama pakainya. Namun, apabila pengguna mobil memiliki mobilitas tinggi atau sering melewati wilayah stop and go alias macet, sebaiknya jadwal penggantian dilakukan lebih cepat. Gantilah oli transmisi secara rutin sesuai rekomendasi pabrikan mobil dan gunakan oli transmisi yang sesuai.




Baca Juga 7 Gejala Awal Mobil Matic Bermasalah

Tips Merawat Aki Basah Mobil

thumbnail
Memperpanjang Umur Aki Basah Mobil
Accu

Memperpanjang Umur Aki Basah Mobil

Accu atau aki mobil yang jenis basah sangat butuh perawatan rutin, paling tidak sebulan sekali kita perlu melihat ketinggian air accu yang bisa dilihat dari body samping accu tersebut. Jangan sampai berada di bawah Level Minimumnya karena akan merusak sel nya.

Dengan dilakukan perawatan rutin seperti diatas umur aki berkisar  1.5-2.5 tahun. Aki  mulai rusak ketika tidak bisa menyimpan arus listrik dengan baik, bila perlu kalau aki sudah mencapai umur 1 tahun lakukan pengecekan dengan alat ukur:

1. Battery tester, Alat ini berfungsi untuk mengetahui masih berapa prosen sell dapat menyimpan arus     listrik.
2. Hydrometer, Alat ini berfungsi untuk mengetahui ‘massa jenis’ air aki, dari sini bisa di ketahui           apakah sell masih bagus atau tidak
Hydrometer
Memperpanjang Umur Accu
Dalam basah basah ada lembar cell accu berlapis deposit Sulfat. Semakin tebal deposit sulfat akan membuat accu semakin rendah performanya. Semakin tebalnya deposit  accu akan mati / soak, tidak bisa diisi lagi (recharge). Solusinya adalah harus mengganti dengan accu baru.

Ada beberapa alternative salah satunya adalah dengan:
Na4-EDTA (Tetrasodium EDTA) atau EDTA ( ethylenediamine tetraacetic) sebenarnya adalah pengawet makanan, namun bahan kimia yang berupa bubuk ini bisa merontokkan deposit sulfat pada cell accu dan aki bisa memperpanjang umur aki hingga 2-3 kali lebih lama.


Yang perlu kita siapkan adalah:
1. Na4-EDTA (Tetrasodium EDTA) atau (EDTA Teknis)
2. Air Destilasi (Air Aquadest/sejenisnya) atau air accu bukan air zuur.
3. Sendok Teh
4. Gelas
5. Battery Hydrometer
6. Lap untuk bersih-bersih.
Na4-EDTA
Na4-EDTA

Caranya:
1. Untuk accu yang sudah soak buang airnya sampai habis dan diamkan beberapa saat.
2. Siapkan 2-3 sendok teh Na4-EDTA untuk 1 liter air.
3. Untuk accu yang sudah soak, siapkan 4-6 sendok teh Na-EDTA untuk 1 liter air.
4. Campur antara bubuk Na-EDTA dengan air kemudian aduk hingga larut.
5. Masukkan air Na-EDTA sampai batas level atas.
6. Charge ulang kurang lebih 1 jam, accu akan sehat kembali.



Cara Mengecek Kondisi Aki Basah


Aki atau Battery menjadi bagian komponen utama dan sangat penting pada kendaraan dan sangat di
utamakan dalam proses perawatan aki khususnya untuk battery basah, untuk  itu harus rutin di lakukan pengecekan, nah... dibawah ini cara cara melakukan pengecekan battery mobil:

1.   Pastikan dalam mengecek battery / aki, mesin kondisi OFF / mati.
2.   Pastikan terminal battery tidak kendor.
3.   Pastikan konnektor battery tidak terjadi korosi listrik, hal itu akan menghambat arus  listrik dari   battery.
4. Ingat, untuk melepas kabel aki dahulukan kabel kutup negatif (hitam/biru) dan untuk   pemasangan dahulukan kabel kutup positif (merah), hal ini untuk menghindari terjadinya   'shot body' (hubungan pendek antara body dengan kutup positif battery)

5.   Apa bila terjadi korosi bersihkan plag korosi dengan air panas, kemudian lepas    konektor dan beri sedikit grees/paslin pada kutup battery, hal ini untuk mencegah  terjadinya korosi listrik.
6.   Pastikan lever air battery pada batas atas, untuk penambahan gunakan air accu bukan air zuur.

Nissan Siap Ambil Alih Mitsubishi

thumbnail
Siapkah Nissan Ambil Alih Mitsubishi....?
Nissan

Siapkah Nissan Ambil Alih Mitsubishi....?

Kedua merk mobil ini sebenarnya sudah  menjalin kerja sama erat. Keduanya membuat perusahaanjoint venture untuk menjual minicar. Mobil kecil ini diproduksi Mitsubishi, lalu kemudian dipasok ke Nissan.
Ini juga berencana dalam pembuatan mobil lis trik. Mereka berharap bisa melawan lebih Honda yang memilih bekerja sama dengan Toyota dalam mengembangkan kendaraan fuel cell.
Mitsubishi
Mitsubishi


Merk berlogo tiga berlian ini perlu uang segar untuk mengganti kerugian konsumen dengan jumlah yang tak sedikit, rencana ini dikaitkan dengan manipulasi hasil efisiensi bahan bakar yang menimpa Mitsubishi.

Nissan sendiri berencana membeli lebih dari 30 persen saham Mitsubishi Motors. Prosentase ini setara dengan 200 miliar yen atau US$ 1,84 miliar.

Nissan bakal akan menjadi pemegang saham yang cukup besar apabila kesepakatan ini bisa dicapai, Bahkan mereka akan mengalahkan Mitsubishi Heavy Industries yang hanya punya saham di Mitsubishi Motors sebanyak 20 persen.

Penyumbang terbanyak penjualan mobil mini di Jepang adalah Mitsubishi, dengan jumlah 60%. Pabrikan ini relatif kuat secara finansial. Tapi, skandal bahan bakar ini mengikis kepercayaan konsumen, yang mana dampaknya juga terasa pada penjualan kendaraan andalan mereka.

Tips Merawat Kaca Mobil agar Bebas Jamur

thumbnail

Bercak Jamur
Bercak Jamur

Kaca Mobil agar Bebas Jamur

Sangat penting tingkat kebersihan kaca mobil, agar kaca mobil kita bebas dari kotoran jamur yang
menempel, berikut cara-cara pencegahan dan cara menghilangkan jamur kaca:

   1.      Untuk pencegahan jangan mencuci mobil dengan air yang mengandung asam (PH)  tinggi.
         2.      Sebaiknya lakukan pencucian mobil di tempat yang teduh dan jangan biarkan air sabun sampai            mengering.
         3.     Bersihkan dengan cara membilas dengan air bersih atau dengan air sabun setelah mobil dipakai            berkendara saat  musim  hujan, karena jamur timbul akibat kaca yang tersiram air kemudian 
               dibiarkan  mengering tanpa dilap.
Dengan Pasta Gigi
Dengan Pasta Gigi

Cuci Kaca
Cuci Kaca

         4.      Apa bila sudah terlanjur ada jamur di kaca baru mulai bisa menggunakan obat penghilang jamur          atau bersihkan dengan pasta gigi.



SmitDev Community