Subscribe in a reader Tips Cara Mengganti Air Radiator ~ Tips Merawat Mobil

Tips Cara Mengganti Air Radiator


Langkah - langkah Mengganti Air Radiator Yang Betul
Radiator

Langkah - langkah Mengganti Air Radiator Yang Betul

Fungsi Radiator adalah sangat penting yaitu mendinginkan air atau cairan yang keluar dari mesin
mobil,  Cairan yang telah dingin di radiator ini yang kemudian akan dialirkan kembali ke dalam sistem pendinginan mesin untuk menjaga mesin agar mobil tetap sehat dengan suhu mesin tetap optimal.

Mobil agar tetap sehat dengan radiator yang sehat pula, hendaknya harus rajin dilakukan penggantian air radiator secara berkala, setidaknya setiap 25.000 kilometer atau apa bila cairan radiator sudah kelihatan keruh. Untuk mengetahuinya, anda dapat membuka penutup radiator dan melihat air di dalamnya. PERHATIAN agar tidak membuka tutup radiato saat mesin dalam kondisi panas karena sangat berbahaya!

Penggantian air radiator, anda dapat meminta bantuan di bengkel langganan. Atau anda juga dapat melakukan hal ini sendiri, mengingat mengganti cairan radiator mobil bukanlah hal yang sulit. Anda dapat melakukannya di rumah anda sendiri dengan langkah sebagai berikut.

Langkah pertama adalah membuang cairan yang masih ada dalam radiator. Dengan cara membuka tutup atas radiator dan kemudian membuka baut pembuangan yang berada di bagian bawah radiator. Setelah itu, maka air radiator akan keluar melalui lubang pembuangan. Lakukan proses ini dan tunggu hingga semua cairan sudah benar-benar terbuang habis.

Langkah Kedua, jika semua cairan sudah benar-benar habis maka tutup kembali lubang baut yang terdapat pada bagian bawah radiator. Lalu, dari bagian atas atau dari tutup radiator yang masih terbuka anda dapat memasukkan air atau cairan pendingin radiator yang sudah dipersiapkan. Volume cairan pendingin radiator yang baru dapat anda isikan sesuai dengan kapasitas radiator anda. Isi hingga batas maksimal radiator agar tidak menyisakan ruang kosong. Setelah itu, tutup kembali radiator.

Langkah terakhir, jangan lupa untuk memeriksa tangki cadangan cairan radiator. Jika perlu, kosongkan dan bersihkan tangki cadangan ini baru kemudian isi kembali sesuai batas maksimal tangki cadangan tersebut. Namun perlu diperhatikan untuk tidak mengisi melebih batas maksimal.

Pekerjaan mengganti air radiator sudah selesai.
Yang perlu diperhatikan adalah, SEMUA proses ini dilakukan mesin dalam kondisi dingin. SANGAT BERBAHAYA apa bila melakukan proses  ini saat mesin panas atau mobil baru saja digunakan.
Previous
Next Post »
Thanks for your comment